Pengembangan Minat dan Bakat Anak Yatim-Dhuafa

Final di kejuaran dunia sepakbola anak di Gothia Swedia. Indonesia diwakili oleh TSI dimana 5 dari 19 anaknya binaan RMD

Program ini memberi kesempatan kepada anak yatim dan dhuafa/miskin untuk berprestasi di jalur non-akademik, khususnya sepakbola. Sepakbola dipilih karena merupakan olahraga paling popular/digemari masyarakat Indonesia dan umumnya penggemar sepakbola adalah masyarakat ekonomi kelas bawah.  Bisa dikatakan sepakbola adalah hiburan bagi masyarakat kelas bawah. Kondisi ini membuat banyak anak-anak yang berbakat dibidang sepakbola juga umumnya berasal dari keluarga miskin. Disinilah Yayasan Remaja Masa Depan (YRMD) ingin mengambil peran membantu anak anak dari keluarga miskin yang mempunyai bakat dibidang sepakbola untuk difasilitasi.

4 dari 5 anak bintang iklan ini adalah binaan Diklat Sepakbola RMD

YRMD pada 11 Maret 2015 membentuk Sekolah Sepakbola (SSB) bernama RMD untuk katagori usia 8 s/d 15 tahun, sedangkan untuk katagori 16-18 tahun didirikan Diklat RMD. Alhamdulillah sudah banyak anak-anak yang berbakat sepakbola difasilitasi oleh YRMD sampai mereka bisa ikut bertanding mewakili Indonesian di luar negeri dan membawa nama harum Bangsa Indonesia dengan menjuarai event2 tersebut. Jadi melalui program sepakbola ini, YRMD juga berhasil memberdayakan anak-anak dari keluarga miskin agar mereka dapat hidup sejahtera masa depannya dengan menjadikan mereka sebagai pemain-pemain sepakbola professional. Disini YRMD membawa pesan bahwa mengejar masa depan anak tidak harus selalu melalui jalur akademis (menjadi sarjana dan master), tetapi juga bisa dengan cara mengembangkan minat dan bakat anak melalui olahraga dan seni misalnya.

Copyright ©2014 | PantiAsuhan.org